Monday, 15 October 2018   |   19:32 PM

Bayern Menang Telak Lagi Di Allianz Arena

Sbospot Agen Judi Bola Online Terpercaya – Kemenangan telak di Allianz Arena kian mengukuhkan posisi Bayern di tangga teratas klasemen Bundesliga.

Pemuncak klasemen Bundesliga Jerman Bayern Munich membuka jarak delapan angka dari runner-up Borussia Dortmund seturut kemenangan telak 4-0 kontra VfB Stuttgart di Allianz Arena, Sabtu (7/11).

Tambahan tripoin praktis sudah menjadi milik Bayern di babak pertama saat mereka empat kali menggetarkan jala Przemysław Tyton melalui Arjen Robben, Douglas Costa, Robert Lewandowski, dan Thomas Muller.

Dortmund bisa kembali mengurangi defisit apabila memenangi Revierderby menghadapi Schalke 04 di Signal Iduna Park esok hari.

Babak Pertama

Pep Guardiola membuat empat perubahan dari tim inti Bayern saat menghantam Arsenal di Liga Champions. Philipp Lahm, Javi Martinez, Thiago Alcantara, dan Xabi Alonso memulai laga dari bangku cadangan, sementara Rafinha, Joshua Kimmich, Arturo Vidal, serta Arjen Robben masuk starting XI.

Sementara Filip Kostic melakoni comeback untuk Stuttgart setelah sebulan absen. Ia tampil menggantikan Martin Harnik, yang ironisnya justru bergiliran bakal istirahat panjang pascaoperasi lutut.

Bayern, sebagaimana telah bisa diprediksi, langsung berkuasa di sektor penyerangan sejak kick-off dilakukan. Tiga tendangan penjuru plus satu peluang emas dari tembakan jarak jauh Arturo Vidal yang ditepis kiper Przemysław Tyton telah diperoleh Die Roten kurang dari lima menit permainan berjalan.

Tak heran bila kemudian tuan rumah memetik keunggulan dini. Berawal dari satu serangan Stuttgart yang patah, Douglas Costa menginisiasi counterattack cepat Bayern hingga akhirnya sang winger lincah Brasil menyodorkan assist yang didorong masuk oleh Robben menggunakan dada (11′).

Hanya tujuh menit berselang skor bertambah menjadi 2-0 untuk Bayern, dengan Costa berganti peran menjadi pencetak gol. Tendangan keras mendatarnya ke sudut kanan bawah, menyantap umpan Thomas Muller, tak kuasa dijangkau Tyton.

Intensitas permainan Die Roten terus terjaga di level tinggi meski telah mengantungi keunggulan nyaman, namun dua penyelamatan Tyton mencegah Stuttgart kebobolan lebih banyak. Kiper Polandia itu menghadang tembakan keras Robben dari luar kotak plus tendangan jarak dekat Robert Lewandowski.

Sekian lama tertekan, tembakan pertama Stuttgart dalam pertandingan ini nyaris berdampak instan, namun tim tamu kurang beruntung karena sepakan Kostic dari umpan tarik Florian Klein membentur mistar kendati Manuel Neuer sudah tidak berkutik.

Momen itu layak diratapi Stuttgart karena tidak lama setelahnya mereka malah kebobolan dua gol tambahan Bayern dalam selang tiga menit. Lewandowski mengemas gol ke-14 di Bundesliga musim ini usai menyodok umpan Muller, dan Muller sendiri lalu masuk papan skor via sundulan jarak dekat menyelesaikan bola rebound dari tandukan Vidal yang mengenai mistar.

Babak Kedua

Bayern hampir melesakkan gol kelima tujuh menit selepas interval, tatkala Robben terbebas sendirian usai menerima umpan Costa. Tyton maju menyergap dan si kidal dari Belanda coba mengakalinya dengan mencungkil bola melewati sang kiper. Sayang, percobaannya berakhir melebar.

Publik Allianz Arena bergemuruh jelang sejam laga. Mereka bukan merayakan gol tambahan, melainkan menyambut kembalinya Holger Badstuber setelah absen lebih dari setengah tahun. Bek Jerman itu turun menggantikan Muller, dan pergantian kedua ini – setelah masuknya Medhi Benatia untuk Jerome Boateng saat half-time – mengubah skema Bayern jadi empat pemain belakang: Rafinha, Benatia, Badstuber, dan David Alaba.

Perubahan ini, ditambah keunggulan yang sudah mustahil dikejar, membuat ritme permainan Bayern merosot. Terlebih Guardiola juga kemudian menghabiskan jatah pergantian dengan menarik Costa, yang notabene rutin meneror pertahanan lawan, dengan Thiago Alcantara.

Kendati tetap mendominasi possession, anak-anak Guardiola hanya sesekali menebar ancaman nyata. Boleh dibilang satu peluang konkret di sisa pertandingan hanya datang dari tendangan geledek Kimmich yang mentah oleh penyelamatan brilian Tyton.

Komentar