Monday, 11 December 2017   |   18:31 PM

Bermain Cerdik, Benfica Tahan Bianconeri

Bianconeri hanya mampu bermain imbang tanpa gol dengan Benfica di leg kedua semifinal Liga Europa di Juventus Stadium, Jumat (2/5/2014) dini hari WIB. Padahal, mereka hanya butuh kemenangan 1-0 setelah kalah 1-2 di leg pertama.

Ya. Dalam laga itu Benfica bermain cerdik dengan menumpuk pemain di lini belakang. Sepanjang 90 menit, tim asal Portugal itu hanya mencatatkan dua tendangan dan keduanya tak menemui sasaran.

Ketika Benfica harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-67 setelah Enzo Perez mendapat kartu kuning kedua, Juventus tetap tak mampu mencetak satu gol pun. Alhasil, Juventus harus rela mengubur impian menjadi juara.

Kekalahan memang pahit. Tapi, rasanya menjadi lebih pahit dirasakan Bek Juventus, Leonardo Bonucci karena saat pertandingan berlangsung, ia sedang merayakan ulang tahun ke-27.

“Saya memimpikan merayakan ulang tahun dengan cara berbeda. Hari ini kami bisa konfirmasi bahwa tim terbaik tak selalu menang. Benfica hanya memikirkan kemenangan di leg pertama. Mereka datang ke sini tidak untuk bermain dan hanya berusaha bertahan,” ujar Bonucci seperti dilansir Football Italia.

“Tentu kami harus segera bangkit dan melupakan ini. Kami fokus ke Seri A dan berusaha memenangkan Scudetto ketiga beruntun. Kami keluar dari ajang Liga Europa dengan kepala tegak,” ia melanjutkan.

Benfica terpaksa bermain dengan sembilan pemain di masa injury time ketika Ezequiel Garay cedera dan mereka tak bisa lagi melakukan pergantian pemain.

“Benfica menumpuk tujuh pemain di belakang dan pada akhirnya, detail kecil yang menjadi pembeda. Kami membuat banyak kesalahan di Lisbo (leg pertama), baik saat bertahan atau menyerang. Tentu hasil ini sangat mengecewakan. Ini bagaikan menelan pil pahit,” ia menutup.

Kendati demikian, Juventus tetap bisa berpesta akhir pekan nanti jika berhasil mengalahkan Atalanta. Mereka akan merayakan Scudetto ketiga secara beruntun.

Bandar Judi Taruhan Bola

Komentar