Thursday, 21 September 2017   |   22:49 PM

Cetak Lima Gol, Robert Lewandowski Pecahkan Rekor Bundesliga

Sbospot Agen Judi Bola Terpercaya – Lima gol ke gawang Wolfsburg berhasil diceploskan Robert Lewandowski dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Ketika babak pertama laga Bayern Munich dan Wolfsburg di Allianz Arena, Kamis (24/9) dini hari WIB, berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu, Pep Guardiola menaruh kedua tangan di atas kepalanya yang plontos sembari ia masuk ke terowongan pemain. Semua sepakat, Guardiola sedang kecewa setelah timnya tampil tidak memuaskan di 45 menit pertama.

Tiba-tiba, di pertengahan babak kedua, pelatih The Bavarians itu ternyata tetap menunjukkan gestur serupa. Perbedaannya terletak pada mimik muka Guardiola, yakni dengan mata terbelalak dan senyum tipis di bibirnya.

Bukan karena Bayern berhasil bangkit untuk memetik kemenangan 5-1, namun lebih kepada karena kelima gol balasan tim tuan rumah itu dicetak oleh salah seorang pemainnya. Yang lebih istimewa, kuintet gol itu tercipta hanya dalam rentang waktu sembilan menit!

Dialah Robert Lewansdowski, yang bahkan baru dimasukkan Guardiola saat turun minum. Hasilnya, Lewy sukses membuat pelatihnya speechless setelah striker Polandia itu sukses membukukan dua rekor penting: menjadi pemain subtitusi pertama yang mengukir lima gol dalam satu pertandingan di sepanjang sejarah Bundesliga sekaligus menjadi pemain tercepat yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan Bundesliga.

“Saya tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya, baik sebagai pelatih atau pemain. Lima gol dalam sembilan menit. Saya sangat senang untuk Robert. Kami main buruk selama 45 menit dan kemudian mencetak lima gol dalam sembilan menit. Saya tak bisa menjelaskannya,” tutur Guardiola selepas laga.

Sembilan menit, atau lebih tepatnya 8 menit 59 detik, adalah waktu yang dibutuhkan striker asal Polandia itu untuk membukukan lima gol sekaligus alias quin-trick tersebut. Rinciannya, dalam kurun waktu sesingkat itu, Lewy hanya melakukan sembilan sentuhan, namun dengan output mencengangkan: tujuh tembakan dan berpuncak pada lima gol yang tersebar di menit 51, 52, 55, 57, dan 60.

“Saya sangat puas,” ujar penyerang berusia 27 tahun itu kepada Sky selepas laga pekan keenam Bundesliga 2015/16 itu. “Saya hanya bermaksud menembak bola, tak pernah memikirkan apa yang terjadi kemudian. Setelah tertinggal satu gol, kami sadar harus berbenah dan setidaknya membalas dua gol. Tapi lantas lima gol. Ini sungguh luar biasa.”

“Saya tak tahu seberapa cepat itu. Setelah gol keempat, saya melihat papan skor, ternyata baru menit ke-60 dan saya hanya berpikir, ‘Oooh’. Guardiola tak perlu mengatakan apa pun. Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Tapi ini baru satu pertandingan. Kami harus memenangkan pertandingan selanjutnya.”

Bagi Lewandowski, torehan bersejarah tersebut membuatnya sekali lagi layak disebut sebagai striker kelas wahid, jika bukan yang terbaik di dunia saat ini.

Perlu ditekankan, Wolfsburg bukan sembarang lawan mengingat armada Dieter Hecking muncul sebagai pengganggu utama Bayern dalam satu tahun belakangan. Ya, Wolfsburg sempat menghancurkan Bayern 4-1 pada Januari lalu sebelum mengalahkan mereka lewat adu penalti di Piala Super Jerman 2015 pada Agustus lalu. Namun, dalam duel terakhir tadi malam, Lewandowski muncul bak tank berdaya rusak tinggi untuk membuat Wolfsburg hancur berkeping-keping.

Musim lalu, dalam musim debutnya bersama Bayern, eks striker Borussia Dortmund ini tampil memuaskan dengan catatan 25 gol dari 49 partai di semua ajang, namun hanya sanggup mengantar klubnya merengkuh satu titel liga. Torehan gol sebanyak itu sangat mungkin ia lewati di musim ini mengingat sejauh ini ia sudah mengoleksi sembilan gol dalam delapan partai.

Lewandowski saat ini bukan hanya berstatus sebagai topskor sementara Bundesliga, tetapi juga menjadi pencetak gol terbanyak Kualifikasi Euro 2016 bersama timnas Polandia dengan sepuluh gol. Enam gol di antaranya bahkan tercipta dalam tiga laga kualifikasi terakhir, termasuk hat-trick dalam selang waktu dua menit ke gawang Georgia, seiring Polandia terus bersaing dengan Jerman untuk berebut posisi puncak Grup D.

Performa mengerikan Lewandowski ini mengingatkan publik pada masa-masa indahnya beberapa tahun yang lalu ketika ia masih berseragam Dortmund. Diiringi sepakbola rock ‘n’ roll ala Jurgen Klopp, Lewandowski sempat membuat Bayern dan klub-klub top Eropa lain garuk-garuk kepala.

Yang paling berkesan? Tentu saja ketika Lewandowski mencetak empat gol sekaligus dalam kemenangan 4-1 atas Real Madrid di leg pertama semi-final Liga Champions. Terjadi pada April 2013, lambaian salam empat jari Lewandowski ke kamera televisi ketika itu mungkin hingga saat ini masih menghantui Cristiano Ronaldo dkk. dan Madridista sekalian.

Bayern juga tak luput menjadi korban keganasan Lewandowski. Setelah dipecundangi Dortmund di dua edisi Bundesliga sebelumnya (2010/11 dan 2011/12), Bayern semakin dibuat kebakaran jenggot ketika Lewandowski mencetak hat-trick dalam kemenangan 5-2 di final DFB Pokal 2012.

Tadi malam, sejarah gelontoran super-gol Lewandowski seperti saat melawan Madrid kembali terulang, namun dengan tambahan satu ibu jari di tangannya saat berselebrasi. Lima gol adalah bukti bahwa Lewandowski selalu siap menyajikan momen magis jika diperlukan. Tampaknya, Lewandowski memang ditakdirkan untuk menjadi aktor utama di panggung besar. Semakin tinggi level kesulitan laga, semakin baik pula ia bermain. Ke depannya, Lewandowski diharapkan terus menjadi lambang supremasi Bayern di Bundesliga dan di Eropa.

Dewasa ini, ketika sepakbola dibuat sibuk oleh para winger subur dan semakin populernya peran false nine,Lewandowski tetap setia pada format striker No.9 tradisional. Dibalut dengan sentuhan modern, Lewandowski merupakan sosok striker komplet masa kini. Gol jarak dekat, sundulan, hingga tembakan gunting dari luar kotak penalti — seperti gol pamungkasnya ke gawang Wolfsburg — semuanya sanggup ia lakukan.

Dunia sepakbola boleh menghela napas sejenak untuk menyambut pencapaian bersejarah ini.

Komentar