Monday, 11 December 2017   |   18:31 PM

Juara Grup B, Ini Pendapat Pelatih Belanda

Pelatih Belanda Louis van Gaal membuktikan bahwa Tim Oranje asuhannya bisa bermain dengan cara lain saat mengalahkan Cile dengan dua gol tanpa balas di Arena Corinthians, Sao Paulo, Senin (23/6/2014) malam WIB

Usai laga, pelatih Louis van Gaal membantah asumsi tentang total football Belanda. “Ini bukan total football. Kami tidak memainkan sepakbola menyerang yang menjadi ciri khas kami,” ujar Van Gaal.

Menurut Van Gaal, alangkah lucu jika pers Brasil menyebut permainan Belanda saat mengalahkan Spanyol, Australia, dan Cile, adalah total football.

Ia juga mengatakan jauh sebelum datang ke Piala Dunia 2014, Belanda telah memutuskan tidak akan memainkan sepakbola menyerang yang diperkenalkan dan dipopulerkan Rinus Michels.

“Tiga kemenangan di laga Grup B menunjukan kami bisa meraih tiga angka dengan bermain pragmatis. Kami harus meyakinkan pers Belanda tentang semua ini,” lanjutnya.

Sepakbola pragmatis diperlihatkan Van Gaal saat menghadapi Cile di babak kedua. Ia bermain dengan formasi 4-3-3. Ini bukan total football.

Belanda mengeksploitasi kelemahan Cile di beberapa sisi lapangan. Van Gaal tetap memainkan Arjen Robben dan Robin van Persie, tapi hanya menjadikan keduanya sebagai destroyer pertahanan lawan.

“Belanda bukan sekadar total football. Saya melakukan perubahan untuk menyesuaikan dengan keadaan,” tutup Van Gaal.

Dengan kemenangan tersebut, Belanda menjuarai Grup B Piala Dunia 2014 dengan angka sempurna dari tiga laga, produktif dengan sepuluh gol, dan kebobolan tiga.

Bandar Judi Taruhan Bola

Komentar