Saturday, 21 October 2017   |   06:10 AM

Mimpi Buruk AS Roma Berlanjut

Sbospot Agen Judi Bola Online Terpercaya – Mimpi buruk AS Roma terus berlanjut setelah ditekuk Atalanta di Olimpico dua gol tanpa balas.

Usai luluh lantak dihajar Barcelona 6-1 di Liga Champions tengah pekan lalu, AS Roma kembali dibuat malu setelah dibekap Atalanta 2-0 di kandang sendiri, Minggu (29/11) malam WIB .Diwarnai tiga kartu merah, partai lanjutan Serie A Italia giornata 14 ini ditentukan oleh gol cantik Papu Gomez dan penalti German Denis di masing-masing babak.

Dengan kekalahan ini, laju pasukan Rudi Garcia dalam persaingan di papan atas klasemen pun terhambat. Giallorossi terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Internazionale yang masih menyimpan satu laga melawan Napoli pada Senin (30/11) esok. Sedangkan Atalanta besutan Edy Reja berhasil naik satu tingkat ke urutan sembilan.

Babak Pertama

Tuan rumah mengawali babak pertama dengan lamban. Atalanta memanfaatkannya untuk melakukan penetrasi serangan yang membuat pertahanan Roma sedikit kelabakan di sepuluh menit pertama. Beruntung, Roma mulai menemukan ritme permainan dengan mendominasi penguasaan di pertengahan babak pertama.

Sang ujung tombak Edin Dzeko kerap dimanjakan dengan crossing dari kedua sayap, namun bek-bek Atalanta sigap menghalaunya. Tidak terlalu efektif dengan Dzeko, Roma pun mengandalkan lini kedua sebagaimana Miralem Pjanic rajin menusuk ke area berbahaya. Satu tembakan sang gelandang Bosnia-Herzegovina di menit 22 berhasil ditepis oleh Marco Sportiello.

Di menit 35, Roma yang terus mengendalikan permainan seharusnya mampu mencetak gol ketika Dzeko mampu menyambar umpan manis dari Daniele De Rossi lewat sepakan voli kencang, sayang bola hanya melebar tipis di atas mistar gawang. Memasuki sepuluh menit terakhir babak pertama, Roma sedikit mengendurkan serangan, namun keputusan ini terbukti fatal.

Alejandro “Papu” Gomez berhasil memotong umpan Lucas Digne sebelum melepaskan sepakan luar kotak penalti nan indah ke pojok gawang Morgan De Sanctis untuk membuka keunggulan bagi Atalanta di menit 40. Di lima menit tersisa, Roma tampil full-attack namun tidak ada gol tercipta hingga babak pertama usai seiring publik Olimpico memberikan siulan cemoohan ketika para pemain masuk ke ruang ganti.

Babak Kedua

Tertinggal satu gol, Roma langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula babak kedua. Dominasi mutlak diperagakan Tim Serigala. Peluang emas tercipta di menit 53 ketika sepak pojok Pjanic berhasil menciptakan kemelut di kotak penalti Atalanta dan nyaris berbuah gol penyama. Namun, Luca Cigarini berada tepat di garis gawang untuk menghalau bola.

Serangan demi serangan terus dibangun Roma, namun lini belakang mereka terlalu naik de depan sehingga serangan balik Atalanta menjadi sangat berbahaya. Seperti yang terjadi di menit 61 ketika Maximiliano Moralez terlepas sendirian dan tinggal berhadapan satu-lawan-satu dengan De Sanctis. Beruntung, sang kiper veteran mampu menepis sepakan Moralez sehingga Roma boleh bernapas lega.

Roma terus menggempur. Sayang, justru malapetaka yang terjadi, tepatnya di menit 82 ketika Atalanta melancarkan serangan balik pasca sepak pojok Roma. Maicon melakukan tekel dua kaki kepada Moralez di kotak penalti sehingga bek kanan asal Brasil itu langsung diganjar kartu merah. German Denis dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membuat Atalanta memimpin dua gol.

Atalanta sendiri malah harus bermain dengan sembilan pemain setelah Guglielmo Stendardo dan Alberto Grassi diusir wasit Gianpaolo Calvarese masing-masing di menit 87 dan 93. Namun, hingga waktu injury time lima menit berakhir, Roma tetap gagal memperkecil keadaan sehingga skor 2-0 untuk kemenangan Nerazzurri tetap bertahan.

Komentar