Chat with us, powered by LiveChat
Thursday, 13 December 2018   |   21:12 PM

Nigeria memecat pelatih Keshi

Pelatih kepala Nigeria Stephen Keshi telah dipecat setelah penampilan awal buruk mereka pada kualifikasi Piala Afrika.

Keshi membawa Super Eagles ke babak gugur Piala Dunia di Brasil pada musim panas, namun juara bertahan Afrika berjuang mengembalikan performa mereka.

Pelatih 52 tahun itu diberitakan kehilangan kepercayaan dan dukungan dari mayoritas skuad tim dengan publikasi skuad dan yang diharapkan seperti Emmanuel Emenike, Peter Odemwingie dan Ikechukwu Uche setelah mereka kembali dari Piala Dunia.

Nigeria turun ke dasar klasemen Grup A dalam kualifikasi Piala Afrika setelah hanya meraih satu poin dalam tiga pertandingan pertama mereka, meskipun dengan kemenangan 3-1 atas Sudan pada hari Rabu.

Namun kemenangan itu hanya yang pertama dalam 11 pertandingan terakhir mereka, dan Federasi Sepakbola Nigeria telah memutuskan memecat Keshi dan mengembalikan mantan pelatih Shaibu Amodu sebagai bos interim, dan mereka juga mengumumkan bahwa bos berikutnya pelatih asing.

NFF mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan Keshi dan staff tim sebagai “pahlawan nasional sejati” dengan membawa Nigeria ke prestasi gemilang dalam tiga tahun terakhir.

Tapi pernyataan itu menambahkan :”Untuk kepentingan sepak bola Nigeria dan keinginan memastikan kualifikasi ke final Piala Negara Afrika 2015, Komite Eksekutif memutuskan untuk membebaskan mereka dari tugas-tugas mereka segera.”

Dewan NFF sepakat Amodu memimpin tim pelatih sementara bagi Nigeria dalam sisa kualifikasi Piala Negara Afrika melawan Kongo dan Afrika Selatan, “setelah itu akan ditunjuk seorang pelatih asing.”

Amodu melatih Nigeria ke putaran final Piala Dunia di Afrika Selatan pada tahun 2010, namun ia dipecat sebelum turnamen dan digantikan oleh Lars Lagerback.

Pelatih 56 tahun itu telah menjalankan empat tugas sebelumnya sebagai pelatih Nigeria, setelah pertama kali diangkat pada tahun 1994 sebelum dipecat pada tahun berikutnya.

Keshi, yang tiga tahun kontrak nya berakhir setelah Piala Dunia, tampaknya telah diberi batas pada hari Senin ketika Presiden NFF, Amaju Pinnick, bersikeras mereka tidak memutuskan kelanjutan atas masa depannya.

Pinnick mengatakan: “Kami ingin rakyat kami bersabar dan tidak mendesak federasi untuk mengambil keputusan spontan yang akan menjadi bumerang pada akhirnya.”

Komentar