Wednesday, 13 December 2017   |   12:18 PM

Pangeran Ali menganggap Michel Platini tidak cocok menjadi presiden FIFA

Sbospot Bandar Judi Online Terpercaya – Pangeran Ali bin Al Hussein dari Yordania dipastikan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA yang akan berlangsung pada 26 Februari mendatang.

Pangeran 39 tahun itu mengumumkan pencalonannya di ibukota Yordania, Amman, Rabu (9/9). Pangeran Ali kembali mencalonkan diri empat bulan setelah kalah dari Sepp Blatter di pemilihan presiden FIFA, 29 Mei lalu.

Ketika itu Pangeran Ali memaksa putaran kedua pemilihan digelar setelah mendapat 73 suara. Namun, Pangeran Ali memutuskan mundur pada putaran kedua setelah menyadari kalah jauh dari Blatter (133 suara) di putaran pertama.

“Hanya melalui pemimpin yang baru FIFA dapat berubah. Sejak pemilihan terakhir, saya sudah memikirkan bagaimana caranya mereformasi FIFA. Itu akan jadi tugas yang sulit. Kita harus mengakhiri korupsi dan kesepakatan politik,” ujar Pangeran Ali.

Pangeran Ali hingga kini masih berstatus sebagai wakil presiden FIFA. Putra ketiga dari Raja Hussein Yordania itu menjadi kandidat kelas berat ketiga yang mengumumkan pencalonan, setelah presiden UEFA Michel Platini dan eks wakil presiden FIFA Chung Mong-joon.

Platini merupakan salah satu pendukung utama Pangeran Ali ketika melawan Blatter pada pemilihan Mei 2015. Sedangkan Mong-joon dikalahkan Pangeran Ali dalam pemilihan wakil presiden FIFA untuk Asia pada 2011.

“Saya sangat menghormati Platini. Tapi, UEFA beda dengan FIFA. FIFA sedang krisis dan butuh awal baru. Platini merupakan anak didik Blatter ketika melakukan pengenalan terhadap kepengurusan sepak bola,” tegas Pangeran Ali.

Komentar