Thursday, 19 October 2017   |   23:16 PM

Strategi Belanda Lawan Spanyol di Piala Dunia 2014

Pada final empat tahun lalu, Spanyol keluar sebagai juara dunia berkat gol tunggal Andres Iniesta pada masa injury time. Pada piala dunia 2014, Spanyol bakal bertemu lagi dengan Belanda pada pertandingan pertama di grup B.
Bagi penyerang timnas Belanda, Arjen Robben, lawan yang dihadapi boleh sama, namun hasil akhir harus berbeda. Ia percaya filosofi permainan timnas Belanda dibawah pelatih baru, Louis van Gaal, akan berikan perlawanan yang merepotkan bagi tim Spanyol.

Menghadapi tim seperti Spanyol, Robben mengisyaratkan timnya akan menggunakan taktik bertahan dan serangan balik.
“Kami tidak dalam posisi untuk bermain tiki-taka, sekalipun gaya tersebut adalah yang paling menyenangkan untuk di tonton. Ini tentang mendapatkan hasil kemenangan. Bermain dengan serangan balik adalah senjata berbahaya yang harus kita gunakan dalam turnamen ini,” ujar pemain sayap Bayern Munchen ini seperti dikutip Marca.
Penyerang Bayern Munchen itu juga berbicara mengenai perbandingan antara tim Belanda dan Spanyol dalam masa kini.
“Spanyol bukan hanya favorit, mereka juga memiliki tim yang telah bermain bersama dalam waktu yang lama. Di sisi lain, kami memulai sebuah proyek baru setelah Piala Eropa lalu dan sedang menuju arah yang benar,” tambah pemain berusia 30 tahun itu.

“Akan datang suatu waktu ketika Spanyol berhenti memenangi segalanya, tetapi memenangkan tiga turnamen berturut-turut benar-benar menakjubkan dan mereka layak dihormati,” tutupnya.
Secara pribadi, final 2010 memberikan kenangan buruk bagi pemain berusia 30 tahun itu. Saat itu, Robben mendapat peluang emas mencetak gol dan membawa Belanda unggul. Namun apa daya, ia gagal menaklukkan kiper Spanyol, Iker Casillas, saat berhadapan satu lawan satu.

Bandar Judi Taruhan Bola

Komentar