Thursday, 19 October 2017   |   23:11 PM

Ulasan singkat kekuatan Grup A Babak Delapan Besar ISL 2014

Sbospot Agen Judi Bola Online – Indonesia Super League (ISL) 2014 telah memasuki babak delapan besar, delapan tim dibagi menjadi dua grup.

Grup A terdiri dari Arema Cronus sebagai juara grup barat ditemani peringkat tiga grup barat Semen Padang, lainnya adalah Persipura Jayapura dengan status runner-up grup timur bersama dengan Persela Lamongan yang menmpati peringkat empat grup timur. Mereka akan bersaing sepanjang Oktober untuk memperebutkan tempat di semi-final.

Berikut ulasan singkat para tim dari Grup A :

AREMA CRONUS

Arema Cronus menjadi tim yang mengoleksi poin tertinggi, mereka mencatatkan 14 kemenangan, empat imbang dan dua kekalahan untuk total 46 poin.

Tim asuhan Suharno tampil beringas sejak awal kompetisi bergulir dengan mencatatkan lima kemenangan beruntun. Komposisi anatara pemain asing berkelas seperti Gustavo Lopez dan Alberto Goncalves dengan pemain level tim nasional seperti Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi, Kurnia Meiga hingga dua pemain asing naturalisasi Victor Igbonefo dan Cristian Gonzales.

Jika bicara peluang, sulit menahan Arema melaju ke semi-final.

Persipura Jayapura

Prestasi Persipura Jayapura melejit tahun ini, dengan tetap mempertahankan tim di kasta tertinggi lokal tapi mereka juga mengukir sejarah bagi sepakbola Indonesia sebagai klub Indonesia pertama yang sukses melaju ke semi-final Piala AFC. Bahkan lawan yang mereka taklukkan pun bukan klub sembarangan, yaitu SC Kuwait sebagai klub tersukses dalam sejarah kompetisi kasta dua Asia itu.

Namun di ISL, selama di fase grup penampilan Mutiara Hitam tidak begitu bagus. Mereka tidak superior seperti di musim lalu saat menjadi juara. Di mana Boaz Solossa cs tak terkalahkan selama 26 laga.

Tapi tidak bisa dikesampingkan bahwa Persipura adalah Persipura, salah satu klub sepakbola terbaik di negeri ini dengan sang pelatih Jacksen F. Tiago dan pemain asli yang berkualitas. Maka lolos ke semi-final takkan terlalu sulit, selama mereka bisa menjaga fokus antara ISL dan Piala AFC.

Semen Padang

Sempat menghilang dari ISL dan berlaga di Liga Premier Indonesia tidak membuat kekuatan klub ini luntur. Berbeda dengan PSM Makassar, Persijap Jepara atau Persiba Bantul. Kondisi Semen Padang begitu stabil hingga bisa mengantarkan mereka ke delapan besar.

Sebagai salah satu klub yang keuangannya bagus dan tidak sembarangan membeli pemain menjadikan tim asuhan Jafri Sastra bisa bersaing dengan klub-klub seperti Persib Bandung dan Arema. Mereka mengontrak pemain sesuai kebutuhan dan efektif. Seperti Osas Saha dan Valentino Telaubun yang didatangkan pada putaran kedua dan terbukti mereka mampu memberikan kontribusi.

Klub Kabau Sirah akan mampu bersaing ke empat besar. Mereka memiliki mental tandang yang baik musim ini, Eka Ramdani cs mencatatkan kemenangan impresif di dua laga tandang saat menghadapi Arema dan Persib pada putaran grup. Serta mengumpulkan tiga poin lebih banyak dari Persipura (15 poin) kala bertandang. Mereka bisa menjadi ancaman terbesar bagi Persipura.

Persela Lamongan

Persela Lamongan sebagai wakil peringkat keempat grup timur merupakan tim jago kandang. Bahkan pelatih Eduard Tjion heran mengapa Roman Golian cs begitu perkasa di Surajaya namun melempem kala bertandang.

Mereka hanya bisa meraih tujuh poin dari sepuluh pertandingan saat bertandang. Tapi bicara soal kandang, Laskar Joko Tingkir tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan, meraih 21 poin hasil enam kali menang dan tiga imbang.

Melihat performa mereka di putaran pertama grup timur, rasanya sulit untuk klub menembus semi-final. Karena dua tim asal grup barat, Semen Padang dan Arema, punya rekor tandang baik.

Pendaftaran Agen Judi Online

Komentar